1.
MATIKAN WINDOWS SEARCH
Untuk mematikan Windows Search atau Indexing secara permanen,
tekan Win+R dan ketikkan service.msc, tekan Enter. Pada window Service, temukan
dan buka Windows Search sehingga akan terbuka Windows Search Properties. Di
bawah Startup type, pilih Disabled. Disini kamu juga bisa klik Stop untuk
menghentikan service. Klik Ok untuk menyimpan pengaturan.
Setelah beberapa saat mematikan Windows Search, kinerja Windows
8.x atau Windows 10 akan meningkat.
2. MATIKAN
SUPERFETCH
Untuk beberapa alasan, xx service menjadi salah satu masalah
kinerja disk yang membuat komputer lemot di Windows 8.x dan Windows 10. Untuk
mengatasi masalah ini, buka Command Prompt dan ketikkan perintah:
net.exe stop superfetch
Sekali lagi, butuh beberapa saat untuk meningkatkan kembali
kinerja komputer kamu. Kamu juga harus menjalankan Check Disk di Command
Prompt:
chkdsk.exe /f /r
Kamu akan diberitahukan kalau komputer harus reboot untuk
menyelesaikan Check Disk, jadi pastikan kamu mengeluarkan semua aplikasi dan
menyimpan data terselebih dahulu.
3. Bersihkan
berkas sampah “temp”
Jika anda menggunakan sistem operasi Windows 7, Windows 8, Windows 8.1, dan
Windows 10, caranya sangatlah mudah. Bisa menggunakan software tambahan, maupun
tanpa software. Namun dalam kasus ini saya menggunakan Windows 7.
Lebih jelasnya silakan diikuti langkah-langkahnya di bawah ini.
1. Menggunakan Run
(Tanpa Software)
·
Pertama sekali buka Run di
komputer anda dengan menekan kombinasi tombol Windows+R.
·
Maka jendela Run akan terbuka,
ketikkan %temp% lalu tekan Enter atau Ok.
·
Selanjutnya kita akan dibawa ke sebuah
direktori dimana file-file temporari aplikasi tersimpan. Lalu hapus semua file
tersebut.
·
Mungkin ada beberapa file dan folder
yang tidak bisa dihapus, hal ini dikarenakan adanya proses dari beberapa
aplikasi yang sedang berjalan di latar belakang. Untuk itu pilih saja skip.
·
Setelah menghapus file temporary
aplikasi, selanjutnya kita juga perlu menghapus file temporary Windows.
·
Caranya buka Run lagi,
ketikkan temp dan tekan Ok atau Enter.
·
Setelah itu kita akan dibawa ke
direktori temporary Windows. Hapus semua file yang ada didalamnya, kemudian
keluar.
·
File-file temporary yang telah kita
hapus sebelumnya tidak langsung terhapus, melainkan dipindahkan ke Recycle Bin
atau tempat sampah.
·
Untuk itu silakan dibersihkan Recycle
Bin-nya dengan cara klik kanan Recycle Bin -> Empty Recycle Bin.
·
Selesai, kini komputer anda sudah bersih
dan lebih enteng dari sebelumnya.
4. DEFRAG HARDDISK
Kalau Anda masih menggunakan harddisk, maka defrag ini
wajib dilakukan hukumnya.
Melakukan defrag harddisk, ditujukan
untuk membersihkan serta mengatur ulang, file–file yang
berantakan di dalam penyimpanan.
caranya seperti ini:
1.
Bisa
ketik “Defragment” pada kolom search.
2.
Buka
aplikasinya.
3.
Lalu
klik Optimize pada drive yang diinginkan
(utamakan sistem).
Proses defrag biasanya akan
berlangsung selama 10 sampai 15 menit, tergantung spesifikasi komputer,
kapasitas harddisk, serta seberapa banyak file–file yang
ada.
4. NONAKTIFKAN APLIKASI LATAR BELAKANG { STARTUP }
Nonaktifkan beberapa (atau semua) aplikasi yang bekerja
secara otomatis dilatar belakang.
Ini nyatanya bisa memberikan dampak besar dalam hal kinerja,
apalagi jika ternyata ada banyak program yang bekerja secara diam-diam (tanpa
sepengetahuan anda) saat kita menyangka sistem sedang dalam keadaan idle.
Langkah paling mudah adalah dengan cara :
1.
Pertama, tekan kombinasi
Ctrl + Alt + Del untuk menghadirkan Task Manager, atau anda hanya tinggal
mengetik Task Manager pada tombol pencarian dan tekan enter untuk memasuki
aplikasi ini.
2.
Kemudian, lihat Tab Startup
pada bagian kanan. Disinilah semua sihir akan bekerja secara efektif ketika
anda menonaktifkan beberapa program yang bekerja secara otomatis saat Windows
pertama kali bekerja








